Editorial

Pemkot Salurkan Bantuan Alat Tangkap Buat Kelompok Nelayan, Bodewin: Jangan Sampai Dijual

Posted on

Infobaru.co.id, Ambon – Penerintah Kota Ambon (Pemkot) melalui Dinas perikanan kota Ambon menyalurka peralatan tangkap untuk 10 kelompok nelayan, Selasa (28/7/2026).

Melalui Dinas Perikanan, Bodewin memberikan 10 alat pancing tonda kepada 10 kelompok usaha bersama nelayan, bukan saja itu Bodewin juga memberikan mesin motor tempel ukuran 40 PK sebanyak 3 unit untuk 2 kelompok nelayan

Selain itu 1 unit Rumpong kepada 1 kelompok nelayan KUB, keramba jaring apung serta pakan ikan sebanyak 6.895 kg.

Kepala Dinas perikanan kota Ambon Henly Claudya Simatauw, dalam laporannya mengungkapkan maksud dan tujuan penyaluran bantuan ini supaya memastikan para nelayan penerima manfaat benar benar merasakan manfaat dari bantuan yang diterina .

Selain bantuan sarana prasarana perikanan Dinas Perikanan kota Ambon juga menyalurkan bantuan keramba jaring apung dan bantuan pakan ikan dan memfasilitasii elktrofikasi bukti kapal perikanan kepada 65 kapal perikakan dibawah 5 GT.

Dinas juga menyalurkan ini sebagai bagian untuk pemberdayaan nelayan kecil dan kelompok nelayan yang di Ambon untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Sementara itu Walikota Ambon Bodewin wattimena berharap nantuan yang diberikan pemerintah kota Ambon jangan dijual oleh kelompok nelayan .

“Karena salah satu wujud dan komitmen pemerintah kota Ambon adalah, bagaimana meningkatkan kesejahteraan warganya,” tegas wattimena.

Baginya, bantuan ini sebagai komitmen bersama dalam memberikan penyaluran bantuan sosial dan bantuan perikanan dengan maksud meningkatkan tangkapan para nelayan, dan pendapatan mereka yang berujung pada peningkatan kesejahteraan nelayan itu sendir wattimena menambhakan.

“Upaya pemerintah ini mesti konsisten lewat interfensi program pemerintah
pemerintah kota setiap tahun berupaya memberikan alat tangkap bagi nelayan dan kelompok nelayan budidaya dikota ambon dengan tujuan agar supaya nelayan yang ada memilki sarana dan prasana yang memadai,” jelasnya.

Dijelaskam, tantangan terbesar adalah bagaimana menjaga apa yang sudah disalurkan penerintah kota Ambon kepada para nelayan

“Saya sering jumpai dalam betbagai penyaluran bantuan masih saja dijumpai ada nelayan atau kelompok nelayan yang menerima bantuan kemudian menjual kembali. kalau ini terjadi bagaimana tujuan bersama untuk mencapai kesejahteraan nelayan itu bisa tercapai, oleh karena itu saya minta ini jangan terjadi lagi,” hatapnya.

Bodewin berharap, bantuan yang di berikan dapat digunakan sebaik baiknya untuk kesejahteraan dan pendaptan nelayan di kota Ambon. (Red)

Most Popular

Copyright © 2020 Infobaru.co.id