Maluku
Auzan Karepesina Asal Maluku Bintangi Film “Dua Napas” Bersama Aty Cancer
Infobaru.co.id, Ambon – Film Dua Nafas merupakan salah satu karya sinematik lokal yang sangat berkesan, khususnya bagi masyarakat Maluku
Aktor Utama Film Dua Nafas Auzan adalah putra Maluku yang kini duduk di bangku kelas 2 SD di salah satu SD di Jakarta.
Anak ke Dua dari dua bersaudara pasangan Rusdi Karepesina asal Ambon dan ibunya Rikha Putri Maesha asal Betawi ini mengawali dunia acting dengan menjadi pemenang ke 5 Wonder Kids Indonesia, salah satu program pencarian bakat anak di SCTV.
Setelah Gala Premier film Dua Nafas pada 19 Juni 2026 di Jakarta, kini Special screening Dua Nafas hadir di XXI ACC Kota Ambon pada 30 Juni 2026.
Special screening adalah pemutaran khusus film sebagai rangkaian promo Film Dua Nafas di sejumlah Kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Surabaya, Jogyakarta dan kota Ambon.
Pemutaran di kota Ambon dihadiri Ketua PKK Provinsi Maluku Ny Maya Baby Lewerissa beserta ratusan warga di Studio XXI ACC Passo.
Film Dua nafas secara resmi akan tayang di Bioskop-bioskop pada tanggal 2 Juli 2026.
Film “Dua Nafas” dibintangi oleh aktor utama cilik asal Maluku, Auzan Noh Karepesina.
Film ini menjadi film perdana Auzan Noh Karepesina dan dalam debutnya ini Auzan beradu acting dengan sejumlah aktris film ternama tanah air seperti Aty Cancer, Adelia Rasya, Syakir Daulay, dan Bilqis Hafsah.
Film “Dua Nafas” disutradarai Hasto Broto dan hasil korlaborasi produser Park Joung Kuk asal Korea dan Sakir Daulay, serta Eksekutif Produser Kwon Dae Yung.
Film berdurasi 1 Jam 30 menit ini dilhami oleh kisah hubungan nenek dan sang cucu yang diangkat dalam drama series Televisi di Korea Selatan.
Hubungan sang nenek Aty Cancer yang bisu harus berhadapan dengan tingkah Anto sang cucu sebagai anak dari kota yang dibintangi Auzan, menjadikan alur cerita film ini begitu menarik untuk ditonton.
Bagaimana akhir dari cerita Film Dua Nafas ini? Saksikan Film “Dua Nafas” yang akan tayang serentak pada tanggal 2 Juli 2026 di bioskop-bioskop XXI di 32 Kota se-Indonesia. (Red)