Editorial

Walikota Kegiatan Evaluasi Kerja di Dinas Sosial

Posted on

Infobaru.co.id, Ambon – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah di lingkup Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon Tahun 2026, Senin (22/6/26) di Kamari Hotel.

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran struktural Dinas Sosial, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), perwakilan Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta berbagai mitra sosial ini difokuskan untuk memantapkan fungsionalitas organisasi dan ketepatan intervensi pelayanan sosial.

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan bahwa sebuah organisasi yang sehat wajib memenuhi empat unsur manajemen dasar, yakni perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling).

“Hari ini, Dinas Sosial telah berjalan selama lima bulan di tahun anggaran 2026. Evaluasi berkala seperti ini sangat penting sebagai bagian dari fungsi controlling untuk mengetahui sejauh mana capaian kita, apa yang harus diperbaiki, dan apa yang harus ditingkatkan agar selaras dengan visi misi serta 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon,” ujar Bodewin.

Salah satu poin penting yang digarisbawahi oleh Wali Kota adalah tantangan akurasi data kemiskinan. Dirinya secara terbuka mengingatkan seluruh jajaran dan mitra untuk tetap objektif dan menghindari praktik nepotisme dalam pendataan.

“Tantangan terberat kita dalam mengentaskan kemiskinan adalah ketidakobjektifan data. Sering kali karena kedekatan dengan oknum perangkat desa atau RT, yang tidak berhak malah mendapat bantuan, sementara yang benar-benar membutuhkan justru terlewatkan. Saya minta kita semua keluar dari ego sektoral,” tegasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Bodewin menyatakan bahwa Pemerintah Kota Ambon tengah mengarahkan sistem bantuan sosial menuju Digitalisasi Bansos melalui pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Melalui integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK), kategori kelayakan penerima manfaat akan tersaring secara otomatis dan transparan secara digital.

Di akhir sambutannya, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial atas dedikasinya dalam memfasilitasi kebutuhan para penyandang disabilitas, seperti penyaluran bantuan kursi roda dan tongkat.

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran struktural Dinas Sosial, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), perwakilan Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta berbagai mitra sosial ini difokuskan untuk memantapkan fungsionalitas organisasi dan ketepatan intervensi pelayanan sosial.

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan bahwa sebuah organisasi yang sehat wajib memenuhi empat unsur manajemen dasar, yakni perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating) dan pengawasan (controlling).

“Hari ini, Dinas Sosial telah berjalan selama lima bulan di tahun anggaran 2026. Evaluasi berkala seperti ini sangat penting sebagai bagian dari fungsi controlling untuk mengetahui sejauh mana capaian kita, apa yang harus diperbaiki, dan apa yang harus ditingkatkan agar selaras dengan visi misi serta 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon,” ujar Bodewin.

Salah satu poin penting yang digarisbawahi oleh Wali Kota adalah tantangan akurasi data kemiskinan. Dirinya secara terbuka mengingatkan seluruh jajaran dan mitra untuk tetap objektif dan menghindari praktik nepotisme dalam pendataan.

“Tantangan terberat kita dalam mengentaskan kemiskinan adalah ketidakobjektifan data. Sering kali karena kedekatan dengan oknum perangkat desa atau RT, yang tidak berhak malah mendapat bantuan, sementara yang benar-benar membutuhkan justru terlewatkan. Saya minta kita semua keluar dari ego sektoral,” tegasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Bodewin menyatakan bahwa Pemerintah Kota Ambon tengah mengarahkan sistem bantuan sosial menuju Digitalisasi Bansos melalui pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Melalui integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK), kategori kelayakan penerima manfaat akan tersaring secara otomatis dan transparan secara digital.

Di akhir sambutannya, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial atas dedikasinya dalam memfasilitasi kebutuhan para penyandang disabilitas, seperti penyaluran bantuan kursi roda dan tongkat. (Red)

Most Popular

Copyright © 2020 Infobaru.co.id