Maluku

Pendataan Tanaman Oleh Tim Terpadu di Lermatang Berjalan Mulus

Posted on

​Infobaru.co.id, Tanimbar – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai hari kedua pelaksanaan pendataan lahan dan tanaman di Desa Lermatang Kec. Tanimbar Selatan Kab. Kapulauan Tanimbar, Jum’at (5/6/2026).

Tim Terpadu yang turun langsung ke lapangan disambut dengan keterbukaan oleh masyarakat setempat. Pendataan yang berjalan lancar ini menjadi angin segar sekaligus langkah awal yang humanis menuju terwujudnya pembangunan shelter proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang dinantikan bersama.

​Pendekatan dialogis yang mengedepankan komunikasi dari hati ke hati membuat proses verifikasi data ini berlangsung tanpa hambatan. Sejak hari pertama hingga memasuki hari kedua, warga dengan sukarela mendampingi petugas untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Suasana santun dan saling menghargai begitu terasa di sepanjang proses pendataan tersebut.

​Dukungan nyata salah satunya datang dari Bapak Dormundus Marian, seorang warga lokal pemilik tanaman di kawasan tersebut. Sembari berbincang akrab dengan petugas, ia menyampaikan harapannya agar proyek strategis ini bisa segera berjalan demi kemajuan daerah dan masa depan generasi muda di Lermatang.

​”Kalau bapa itu, bapa senang karena tim sudah jalan itu tanaman toh., bapa senang karena demi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat Lermatang. Dari pada setiap hari katong bikin bajumur kesana kemari pulang cuma 300 ribu mana katong makan minum, anak-anak pung sekolah, nah itu par bapa senang karena tim sudah jalan,” ujar Bapak Dormunndus Marian dengan penuh optimisme.

Penyampaian ​langsung dari Bapak Dormundus Marian tersebut menggambarkan realitas ekonomi yang dihadapi oleh sebagian besar masyarakat Desa Lermatang saat ini.

Sebagai seorang petani yang menggunakan lahan ini, ia mengungkapkan rasa syukur dan dukungan penuh atas kehadiran Tim Terpadu yang telah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan tanaman.

​Melalui pernyataan tersebut, Bapak Dormondos menjelaskan bahwa penghasilan dari aktivitas perkebunan yang digeluti masyarakat setiap hari, dengan hasil bumi masih jauh dari kata cukup.

Pendapatan sekitar 300 ribu rupiah yang tidak menentu dalam setiap panen dinilai sangat minim untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, meliputi biaya konsumsi rumah tangga hingga biaya pendidikan anak-anak mereka.

​Oleh karena itu, ia melihat kehadiran proyek pembangunan shelter Blok Masela ini bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai sebuah peluang besar yang membawa harapan baru.
Bagi Bapak Dormundus dan warga Lermatang, berjalannya tahapan proyek ini diharapkan mampu mengubah roda perekonomian desa, membuka lapangan pekerjaan yang lebih layak, serta mengangkat taraf hidup seluruh lapisan masyarakat demi masa depan generasi penerus yang lebih sejahtera.

​Kelancaran proses di lapangan ini juga tidak lepas dari peran aktif aparat TNI dan Polri. Kehadiran personel TNI dan Polri di lokasi bukan untuk memberikan kesan kaku, melainkan untuk memastikan rasa aman, membantu menjembatani komunikasi, serta mengawal hak-hak masyarakat agar semua proses berjalan transparan dan adil.

​Sinergi yang solid antara Tim Terpadu, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan nasional dapat berjalan beriringan dengan kearifan lokal.

Dengan selesainya pendataan tahap awal pada hari kedua yang berjalan mulus ini, masyarakat Lermatang telah menunjukkan kedewasaan dan komitmen besar dalam mendukung kemajuan daerah menuju kesejahteraan bersama. (Red)

Most Popular

Copyright © 2020 Infobaru.co.id