Ambonia
Polresta Ambon Siapkan 992 Personel Amankan Operasi Ketupat Salawaku 2026
Infobaru.co.id, Ambon – Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K mengerahkan 992 personel gabungan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 untuk mengamankan rangkaian perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polresta Ambon.
Operasi pengamanan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Ambon, Kamis kemarin.
Apel dipimpin oleh Walikota Ambon Bodewin Wattimena dan dihadiri Kapolresta Ambon, Dandim Ambon, unsur TNI, Forkopimda, tokoh agama, serta perwakilan instansi terkait.
Operasi Ketupat Salawaku 2026 dilaksanakan untuk memastikan keamanan masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri, termasuk pengamanan malam takbiran, pelaksanaan Salat Id, serta aktivitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Ritusan Personel dan Puluhan Pos Pengamanan Disiapkan
Berdasarkan data Polresta Ambon guna mendukung pengamanan tersebut.
Polri telah menyiapkan pengamanan 992 Personil yang terlibat Operasi Ketupat 305 Personil, Personil PAM Sohlat IED 268 Personil, Personil Malam Takbiran 419 Personil, Pos Pengamanan 19 Pos, Pos Pelayanan 2 Pos, Pos Terpadu 2 Pos, dan Pos Pengalihan Arus 11 Pos.
Untuk mendukung pengamanan di lapangan, Polresta Ambon juga menyiapkan personil pengamanan difokuskan pada 185 objek penting seperti masjid, lokasi salat Idulfitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, dan bandara.
“Pos-pos tersebut akan menjadi pusat pelayanan, pengamanan, serta informasi bagi masyarakat selama pelaksanaan mudik dan libur Lebaran,” ungkap Kapolresta Ambon.
Baginya, pengamanan dilakukan guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah serta aktivitas Lebaran dengan aman dan nyaman.
Kapolrestq menegaskan Operasi Ketupat Salawaku 2026 merupakan bentuk kesiapan Polresta Ambon bersama seluruh unsur terkait dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Operasi Ketupat Salawaku ini merupakan wujud komitmen Polda Maluku bersama TNI, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” ujar ujarnya.
Menurutnya, pengamanan Lebaran tidak hanya berfokus pada arus lalu lintas mudik, tetapi juga mencakup pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, objek wisata, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Kapolresta juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memastikan keberhasilan operasi tersebut.
“Keberhasilan Operasi Ketupat sangat bergantung pada soliditas dan koordinasi seluruh pihak. Dengan kerja sama yang kuat, kita dapat memastikan masyarakat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan penuh kebahagiaan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik, serta memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan.
Selain pengamanan lokasi ibadah dan pusat keramaian, personel yang terlibat dalam operasi juga akan meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan.
Beberapa potensi gangguan yang diantisipasi antara lain kejahatan konvensional, balap liar, serta konflik sosial di tengah masyarakat.
Kapolrests juga mengoptimalkan layanan call center 110 sebagai sarana pelayanan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian selama masa mudik dan libur Lebaran.
Melalui Operasi Ketupat Salawaku 2026, dirinya berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebersamaan. (Red)