Daerah - 5 Juli 2023

Sekda Buru Bantah Aksi Mogok Kerja Dokter di RSUD Namlea

Infobaru.co.id, Ambon – Aksi mogok kerja yang diduga dilakukan sejumlah tenaga dokter spesialis di RSUD Namlea adalah tidak benar.

Selain itu, apa yang dilakukan oknum dokter sengaja untuk profokasi dan tidak bertanggungjawab.

Hal ini ditegaskan Sekertaris Daerah Kabupaten (Sekda) Buru, Ilyas Hamid kepada media ini melalui telepon, apa yang diberitakan media massa adalah tidak benar dan terkesan profokasi, Rabu (5/7)2023).

“Itu tidak ada mogok kerja yang diduga dilakukan dokter spesialis di RSUD Namlea yang beredar, pelayanan kesehatan di RSUD Namlea berjalan seperti biasa,” bantahnya.

Dirinya juga menambahkan, terkait pengumuman yang dicantumkan di RSUD Namlea terkait “Untuk sementara waktu hingga batas waktu yang tidak ditentukan, pelayanan kedokteran spesialis di RSUD Namlea Kabupaten Buru di tiadakan hingga Pemerintah Daerah Kabupaten Buru melunasi Pembayaran Insentif/TPP Dokter spesialis dan nakes”.

“Itu orang-orang yang tidak bertanggungjawab dan itu profokasi yang dilakukan oknum tertentu,” tegasnya sekalian membantah isu yang dilakukan di media massa belakangan ini.

Menyoal terkait tunjangan tenaga dokter yang belum di bayar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Buru terkait Insentif/TPP Dokter spesialis dan nakes sejak Agustus 2022 – Juni 2023 dan BPJS mulai Januari-Februari 2023.

“Kita sekarang menunggu permintaan dokumen kelengkapan untuk di bayar dan hari ini juga dibayar secara bertahap,” terangnya.

Sebelumnya, aksi mogok kerja yang diduga dilakukan dokter ini mengakibatkan kelambatan dalam penanganan pelayanan kesehatan di rumah sakit Namlea, sehingga pasien yang harusnya mendapatkan jaminan kesehatan terpaksa harus di rujuk ke rumah sakit Ambon. (Ipu)

To Top