Infobaru.co.id, Nmrole – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru Selatan menggelar sidang Paripurna istimewa dalam rangka memperingati hari ulang tahun Ke – 18 Kabupaten Buru Selatan.
Rapat paripurna istimewa dipimping Ketua DPRD Kabupaten Buru Selatan Ahmad Umasangadji, didampingi Wakil ketua, Ahmadan Loilatul dan Herlin Friska Saleky, di Kantor DPRD Buru Selatan, Senin (20/7/2026).
Turut hadir dalam rapat Paripurna tersebut, staf ahli Gubernur Provinsi Maluku, Umar Al Hapsi, Bupati Buru Selatan, La Hamidi, Dandim Kodim 1506 Namlea, Heri bertus, serta Forkopimda Kabupaten Buru Selatan.
Bupati Buru Selatan, La Hamidi dalam sambutannya menyatakan, peringatan hari ulang tahun Kabupaten Buru Selatan ke-18 ini, bersamaan dengan tahun ke Dua pemerintahannya Bupati La Hamidi bersama Gerson Eliesel Selsili sejak terpilih pada Pilkada Dua Tahun talu.
Dirinya mengakui, falam fase pemerintahan yang telah memasuki tahun ke Dua masih terdapat berbagai macam persoalan yang tentunya dipengaruhi oleh kebijakan fiskal dari pemerintah pusat yang berdampak ke Kabupaten Buru Selatan.
“Dimana penganggaran pada alokasi transfer ke daerah tentu akan menimbulkan beban dan tekanan fiskal yang dikhawatirkan dapat menghambat laju pembangunan infrastruktur pendidikan kesehatan jasa tindak pariwisata sehingga berpengaruh terhadap perputaran ekonomi masyarakat,” ungkap.
Menurutnya, untuk dapat keluar dari kondisi saat ini, tantangan utamanya adalah bukan terletak pada masyarakat atau pelaku usaha. Melainkan, pada aspek tata kelola pemerintahan dimana berbagai program pemerintah harus memiliki tujuan yang baik dan tepat sasaran.
Pemerintah harus lebih selektif dalam mengelola keuangan, tata kelola sumber daya alam dan program-program strategis harus diperbaiki.
Dengan demikian, ruang fiskal pemerintah akan jauh lebih longgar dan dampaknya bisa digunakan untuk pendidikan, kesehatan, pengembangan, UMKM, hingga penciptaan lapangan kerja.
“Berbagai catatan yang kami rangkum baik itu atas capaian yang ada maupun hambatan yang dihadapi, dengan hasil konsolidasi pemerintah daerah disertai kesamaan paradigma pola pikir, kami akan melakukan langkah-langkah perubahan dan terobosan demi kepentingan seluruh masyarakat Buru Selatan yang kita cintai,” Jelasnya.
Ia menuturkan, fari rentang sejarah pembangunan Kabupaten Buru Selatan selama 18 Tahun ini, para tokoh dan pemimpin terdahulu telah berkarya, berbakti, bekerja keras dengan tekad membangun daerah ini ke arah yang lebih baik demi mencapai kesejahteraan masyarakat.
“Oleh karena itu, tugas kita adalah melanjutkan estafet perjuangan agar karya kita semua dicatat dengan tinta emas oleh generasi penerus kita sebagai era yang sangat menentukan masa depan Buru Selatan. Untuk itu pada tahun kedua kepemimpinan kami pemerintah kabupaten buru selatan akan terus berbenah diri serta berupaya melakukan percepatan pembangunan di berbagai bidang melalui prioritas pembangunan sebagai modal dasar menuju buruh selatan yang lebih baik,” pungkasnya. (Rud)


