Editorial - 14 Mei 2026

Pemkot Ambon Gelar Lomba Renang Tingkat SD dan SMP

Infobaru.co.id, Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar Lomba Renang Tingkat SD dan SMP se-Kota Ambon yang dipusatkan di Kolam Renang Tirta Sagoro, Komando Daerah Angkatan Laut

(Kodaeral) IX Ambon, Rabu (13/5/26).
Kegiatan yang mempertandingkan gaya bebas dan gaya dada sejauh 50 meter ini diikuti oleh 148 peserta, yang terdiri dari 80 siswa tingkat SD dan 68 siswa tingkat SMP, dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.

Dalam sambutannya, Walikota menekankan bahwa prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan. Menurutnya, atlet yang hebat lahir dari proses pembinaan yang dilakukan sejak usia dini dan melalui kompetisi yang berkelanjutan.

“Pemerintah Kota bersama dengan KONI Kota Ambon berupaya untuk melakukan pembinaan secara berjenjang pada seluruh cabang olahraga prestasi, termasuk akuatik. Ini penting agar pada waktunya, anak-anak kita siap membela Ambon dan Maluku bukan hanya di tingkat lokal, tetapi di ajang nasional hingga internasional,” ujar Bodewin.

Selain mengejar prestasi, Bodewin menegaskan bahwa kegiatan olahraga merupakan sarana vital untuk membentuk karakter dan mental generasi muda. Dengan memperbanyak kegiatan positif, diharapkan anak-anak terhindar dari perilaku merugikan.
“Jadi pembinaan olahraga di satu sisi terus dilakukan, tetapi tujuan lainnya adalah membentuk karakter mental anak-anak Kota Ambon supaya teruji, tangguh, dan memiliki masa depan yang baik,” tambahnya.

Di sela-sela pembukaan lomba, Wali Kota memberikan pesan khusus bagi para kepala sekolah, guru, dan orang tua mengenai maraknya aksi tawuran, khususnya di tingkat SMP.

Beliau memberikan peringatan keras bahwa Pemkot Ambon tidak akan memberikan toleransi bagi pelajar yang terlibat aksi anarkis tersebut.

Kalau ada siswa yang ketahuan tawuran, tidak ada kompromi. Di skors atau dikeluarkan dari sekolah. Jangan merusak masa depan hanya karena pergaulan yang salah. Mari kita jaga kota Ambon, tunjukkan bahwa Ambon ini kota pendidikan, Ambon ini kota yang ada untuk semua, kota milik kita bersama,” tutupnya di hadapan para peserta. (Red)

To Top