Maluku - 1 Juli 2026

Pangdam XV/Pattimura Pastikan Presiden Hadir Groundbreaking Blok Masela

Infobaru.co.id, Ambon – Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto memastikan kahadiran Presiden Prabowo Subianto pada pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela pada tanggal 16 Juli 2026 nanti.

Proyek Strategis Nasional di Desa Lermatang Kabupaten Kepulauan Tanimbar terus menunjukkan perkembangan positif.

Bagaumana tidak, seluruh tahapan penyelesaian persoalan lahan disebut telah memasuki tahap akhir, sementara pemerintah tengah mematangkan kesiapan menjelang pelaksanaan peletakan batu pertama.

Hal itu disampaikan Pangdam saat bersilaturahmi dengan insan media di Kota Ambon, Rabu (1/7/2026).

Menurut Dody, dirinya bersama tim akan menghadiri rapat koordinasi di Jakarta untuk memaparkan perkembangan terakhir sekaligus kesiapan pelaksanaan groundbreaking kepada pemerintah pusat.

“Insyaallah besok kami berangkat ke Jakarta. Hari Jumat kami akan memaparkan kondisi terakhir dan kesiapan pelaksanaan groundbreaking Blok Masela,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, seluruh persoalan pembebasan lahan yang sebelumnya menjadi perhatian kini telah diselesaikan. Sebanyak 662 pemilik lahan disebut telah menerima hasil penyelesaian, sehingga tidak ada lagi tuntutan terkait penggantian lahan.

“Alhamdulillah semuanya sudah clear. Seluruh pemilik lahan sudah menerima, tidak ada lagi permintaan penggantian lahan. Yang ada tinggal penyelesaian ganti tanam tumbuh sesuai aturan,” katanya.

Pangdam menjelaskan, proses pendataan dan penilaian ganti tanam tumbuh telah dilakukan oleh tim terpadu yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Maluku secara objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat ini, pemerintah tinggal menyelesaikan proses pembayaran kepada masyarakat sebelum memasuki tahapan pekerjaan fisik.

“Prioritas sekarang adalah pembayaran ganti tanam tumbuh. Nilainya sudah ada, sudah diterima dan ditandatangani masyarakat. Tinggal proses pembayaran,” jelasnya.

Dody mengatakan, apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pelaksanaan groundbreaking akan segera dilakukan. Ia menyebut Presiden Republik Indonesia berpeluang hadir langsung dalam agenda tersebut.

“Kami berharap hasil rapat nanti dapat menetapkan waktu pelaksanaan. Saya termasuk yang paling keras menyuarakan agar Presiden hadir langsung ke Maluku karena ini merupakan proyek yang sangat strategis,” ungkapnya.

Menurut Pangdam, Blok Masela bukan hanya menjadi proyek investasi nasional, tetapi juga memiliki arti penting bagi pembangunan Maluku dan ketahanan energi Indonesia.

Ia menilai keberhasilan proyek tersebut akan menjadi sinyal positif bagi dunia internasional bahwa Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang aman dan menjanjikan.

“Kalau proyek ini berjalan lancar, itu menjadi pesan kepada investor bahwa Indonesia tetap kondusif untuk investasi. Selain itu, manfaatnya juga sangat besar bagi masyarakat dan ketahanan energi nasional,” pungkasnya. (Red)

To Top