Infobaru.co.id, Ambon – Pangdam XV Pattimura Maijen TNI. Putranto Gatot Handoyo resmi menutup TMMD ke-126 Kodim 1504 Ambon, di Lapangan Bola Talaga Kodo Kecamatan Teluk Ambon, Kamis (6/11/2025).
Upacara berlangsung meriah dengan semangat kebersamaan yang mencerminkan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.
TMMD mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”.
Kegiatan dihadiri Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette, Dandim 1504/Ambon Kolonel Inf Hari Sandra, serta para pejabat utama Kodam XV/Pattimura, pengurus Persit KCK Daerah XV/Ptm dan Cabang XXVII Dim 1504, beserta masyarakat.
Kegiatan yang dipusatkan di Dusun Karang-Karang dan Batu Tagepe, Desa Poka Kecamatan Teluk Ambon sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025 dinyatakan selesai.
Berbagai kegiatan fisik hingga non fisik yang dilakukan Satgas TMMD Kodim 1504 Ambon dengan masyarakat sudah bisa digunakan masyarakat.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang telah menganggarkan APBD untuk mendukung TMMD. Juga kepada para prajurit, pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam kegiatan TMMD kali ini,” ungkap Mayjen. Putranto dengan penuh semangat.
Gatot menambahkan pekerjaan non fisik yang dilakukan tim Satgas dengan sasaran memberitahukan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba, judi online, radikal berjalan dengan baik.
“Dengan kegiatan tersebut, masyarakat memiliki ketahanan yang kuat terkait gangguan yang memecah belah negara, seperti bahaya narkoba dan gerakan radikal,” jelasnya.
Jenderal 2 bintang dipundaknya itu berhadap program fisik yang dilakukan Satgas agar masyarakat menikmati dan digunakan dengan baik untuk jangka panjang.
“Harapan supaya hasil pembangunan yang dilakukan Satgas TMMD dengan usia yang panjang, aset yang sudah dibangun disarankan masyarakat menggunakan dengan sebaik-baiknya untuk membantu peningkatan perekonomian di Dusun Karang-Karang dan Batu Tagepe,” harapnya.
Harapan Pangdam XV Pattimura Maijen TNI Putranto Gatot Handoyo dirasakan Ibu Wa Sati (56) janda paruh baya yang hidup bersama ibunya dan dua cucunya di rumah yang rusak.
Rasa senang dan kebahagiaan ini juga dirasakan Ibu Wa Sati (56) Warga Dusun Karang-Karang yang ditinggalkan suami Pak Sardin meninggal dunia sejak 26 tahun pasca insiden bersaudara yang melanda Maluku tahun 1999 silam.
Wanita paruh baya itu keseharian berkebun untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama ibunya dan anak perempuan serta dua cucunya merasa senang dan bersyukur atas keberadaan rumah barunya.
Hidup di rumah yang rusak termakan usia setelah ditinggalkan suaminya dan tidak mampu untuk diperbaiki apalagi mambuat rumah yang baru.
Dalam kehidupan keseharianya Wa Sati setiap Kebun yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya untuk menanam umbi-umbian.
Namun, dengan keberadaan rumah barunya, raut wajah senang dan gembira tertampak pada wanita berusia 56 tahun itu untuk bisa menikmati rumah barunya yang dibangun Satgas TMMD Ke-126 Kodim 1504/Ambon.
“Alhamdulillah syukur kepada Allah SWT dan kepada bapak tentara bisa datang untuk membangun rumah baru bagi kami, yang selama ini kami tidak bisa bangun setelah almarhum suami saya meninggal saat kerusuhan Ambon 1999 itu,” ungkanya dialeg Ambon dengan raut wajah yang penuh gembira, terharu sambil meneteskan air mata atas keberadaan rumah barunya.
Dirinya bersama keluarganya berterimakasih kepada Dansatgas beserta Tim dan warga Dusun Batu Tagepe atas bantuannya membangun rumah yang siap ditempati.
“Saya dan keluarga mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada seluruh anggota tentara yang telah membangun rumah kami sampai selesai ini, semoga amal ibadanya diterimah Allah SWT dan dijauhkan dari marabahaya serta mendapatkan banyak rezeki,” ujarnya.
Program fisik TMMD ke-126 Kodim 1504/Ambon yakni Jalan Lingkungan 150 meter di RT 002/RW 06 dan 150 meter di RT 001/RW 06 untuk mempercepat akses ekonomi masyarakat, juga berfungsi sebagai jalan-jalan pendekat untuk kepentingan pertahanan.
Pembangunan Saluran Drainase 80 meter yang bertujuan menghindari longsor dan banjir, juga diibaratkan sebagai lubang-lubang perlindungan atau pertahanan bagi TNI.
Program unggulan seperti Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 Unit dan penyediaan MCK (1 Unit) adalah intervensi langsung untuk percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan pemerataan pembangunan.
TMMD ke-126 Kodim 1504/Ambon berhasil menuntaskan berbagai sasaran fisik dan nonfisik yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Pembangunan fisik mencakup, 3 aunit Jalan Lingkungan, 1 Unit Drainase, 5 Init Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), 1 Unit MCK Umum, 1 Unit Pipanisasi, 1 Unit Tangki Reservoir, serta Penanaman 10.000 Pohon Pala dan Ketahanan Pangan seluas 2 hektare.
Sementara untuk kegiatan non fisik, Satgas TMMD melaksanakan berbagai penyuluhan dan sosialisasi yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari wawasan kebangsaan, bela negara, hukum, kamtibmas, bahaya narkoba, judi online, terorisme, radikalisme, hingga pembinaan UMKM, Posyandu, dan KB Kesehatan. (Ipu)


