Infobaru.co.id, Ambon – Kinerja kepolisian daerah Polres Kabupaten Buru dibawah nahkoda AKBP Sulastri Sukidjang atas suksesnya PSU di Namlea dan patut diapresiasi.
Banyak kalangan mendukung bahkan ikut mengapresiasi kerja keras Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang. Dukungan juga datang dari Maluku Political Network (MPN).
Lembaga yang konsen terhadap demokrasi dan isu – isu politik lokal di Maluku itu juga turut memberi apresiasi penuh terhadap prestasi kinerja Polres Buru dan jajarannya.
Direktur Eksekutif Maluku Political Network, Wahada Mony menyebutnya ini sebagai ungkapan rasa syukur atas kesadaran politik masyarakat yang sudah semakin tinggi.
Kemudian dibantu dengan unsur penyelenggara Pemilu, suatu kolaborasi yang baik, dalam merawat pesta demokrasi rakyat secara kondusif khususnya di Kabupaten Buru dan umumnya di Maluku, cetusnya.
Mony lanjut mengungkapkan, PSU Namlea setelah menuai sengketa di MK akan menjadi titik episentrum politik bagi penyelenggara demokrasi di Maluku.
Tumbuhnya kesadaran politik dan partisipasi politik yang cukup tinggi di PSU Namlea, ini membuktikan proses demokrasi semakin matang dan masyarakat juga semakin kritis dalam mengahadapi situasi politik apapun.
“Kita juga tidak lupa kinerja penyelanggara yang semakin baik dan mendapat kepercayaan penuh oleh publik. Rasa aman, damai dan kondusifitas politik di Kabupaten Buru terasa harmonis,” ungkapnya.
Artinya Mony melanjutkan, PSU tidak mengalami hambatan, justru demokrasi berjalan baik hingga memicu angka partisipasi politik kian meningkat hingga 80 persen.
“Kapolres dan jajaran penyelenggara pemilu sudah sukses melakukan PSU, dan sudah membuktikan kinerjanya baik. Ini modal positif bagi potret demokrasi di Maluku,” ujarnya. (Ipu)


