Daerah - 10 Juni 2022

Latuconsina Perintahkan Posal di Leti Evakuasi KM Putra Masbuar yang Terdampar

Infobaru.co.id, Leti- Komandan Lantamal IX Ambon Brigjen TNI (MAR) Said Latuconsina M.M., M.T., memerintahkan personil Posal Tg. Tutpateh pulau Letti untuk melaksanakan pengevakuasian kapal motor laut Putra Masbuar yang hilang di perairan laut luang dan terdampar di perairan laut Letti (Luhulely). 

Latuconsina mengungkapkan prajurit TNI AL harus siap, cepat dan tanggap membantu masyarakat.

“TNI AL dimanapun berada harus memberikan manfaat kepada rakyat, dan cepat tanggap dengan kesulitan dan permasalahan rakyat,” tegasnya.

Latuconsina juga mengapresiasi kesigapan prajurit jajarannya yang secara cepat melaksanakan evakuasi bersama instansi terkait dalam menangani kejadian tersebut.

“Cepat lalukan evakuasi bersama masyarakat dan anggota polisi setempat untuk menyelamatkan warga yang ada pada kapal tersebut,” ucapnya.

Sementaraniru Komandan Pos TNI AL Tg. Tutpateh, Koptu Ttu Adi Himawan Susanto mengatakan, dirinya menerima laporan dari Bhabkamtimas Desa Luhulely pukul 15.30 untuk menyelematkan kapal tersebut.

Komandan Posal Tg. Tutpateh melalui anggota Pratu Mar Sofian Hadi bersama dengan jajaran personil Polsek Serwaru dan Koramil 1511-04  Sewaru menuju lokasi desa Luhulely.

“Bersama dengan masyarakat kami melaksanakan evakuasi dan pengamanan motor laut. Selanjutnya dua kru kapal motor Putra Masbuar dievakuasi menuju ke puskesmas serwaru untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan aman dan sehat.

Adapun identitas kru kapal dari motor laut,  Yustus Okmemera alias Yugan (18) dan Yusuf Imimpia alias Sawal (39) pemilik motor laut. Keduanya adalah warga yang beralamat di Masbuar.

Berdasarkan penyampaian dari kru KM Putra Masbuar
Pada hari Minggu  tanggal 29 Mei 2022 motor laut Putra Masbuar keluar dari desa luang Timur menuju pulau Tepa.

Namun di tengah perjalanan motor laut tersebut kehabisan bahan bakar (solar) kemudian,1 orang kru kapal turun di perairan Romang untuk meminta bantuan, seterusnya motor laut dengan 2 kru kapal terombang ambing sampai terdampar di perairan Letti (Luhulely) selama 11 hari dan bertahan hidup dengan beras 3 kilo, 2 buah labu, memancing ikan dilaut dan meminum air hujan.

Sementara kapal motor laut di amankan di perairan laut Letti (Desa Luhulely) dalam keadaan aman dan tidak mengalami kerusakan. Dan selanjutnya akan dikordinasikan dengan pihak BPBD kabupaten Maluku Barat Daya untuk evakuasi korban ke Moa. (Ipu)

To Top