Infobaru.co.id, Ambon – Pemerintah provinsi Maluku yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sandi Alexander Wattimena membuka Kualifikasi Pra PON XXI Zona Timur, Ambon (2/8/2023).
Peserta yang mengikuti Pra PON XXI Zona Timur terdiri dari Pemprov Percasi Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Bara.
Pemerintah provinsi Maluku mengapresiasi Kegiatan Pra PON XXI yang dilakukan di kota Ambon guna mempersiapkan atlet catur yang handal.
“Pemerintah provinsi Maluku memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara kualifikasi Pra PON XXI Zona Timur sebagai upaya mempersiapkan atlet-atlet catur yang potensial dan berkualitas menjelang PON di Sumatra Utara,” ungkap dalam sambutannya.
Baginya, penyelenggara Pra PON Catur sangat strategis untuk menggugah semangat meraih prestasi.
“Pemerintah daerah provinsi Maluku bersama seluruh pemangku kepentingan terus berupaya mendorong peningkatan prestasi anak-anak Maluku,” jelasnya.
Dirinya berharap kegiatan Pra PON berjalan dengan baik, sehingga dapat menjadi wadah untuk mencari atlet potensial.
“Ini juga sebagai wahana untuk membangun silaturahim, memupuk dan mempererat solidaritas serta interaksi sesama atlet,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Percasi Maluku, Edwin Huwae dalam sambutanya juga berharap kualifikasi Pra PON dapat meloloskan atlet Maluku ke PON di Sumatera Utara.
“Dengan ajang ini kami berharap melahirkan para atlat-atlat terbaik dari Maluku lolos sampai PON nanti,” harapnya.
Dirinya juga mendukung penuh kualifikasi Pra PON XXI Zona Timur yang diselenggarakan di Kota Ambon.
“Bersemangat untuk mengsukseskan Pra PON dan mendukung pul atlet Maluku memenangkan kedua pertandingan yang dilombakan yakni beregu dan perorangan,” ungkapnya.
Dirinya juga berharap kepada pemain, wasit dan panitia agar berjalan sesuai aturan yang ditetapkan, sehingga melahirkan grandmaster untuk dapat mengikuti PON nanti.
Untuk diketahui, atlet kualifikasi Pra PON di Zona Timur setiap provinsi diwakili 6 pemain putra yang terdiri dari 5 orang sebagai pemain Beregu dan 1 orang pemain Perorangan.
Pemain harus memenuhi persyaratan keabsahan sesuai Peraturan PON 2024.
Pemain yang sudah didaftarkan di perorangan tidak boleh bermain di beregu dan sebaliknya.
Pemain yang sudah terdaftar pada Pra PON sebagai peserta beregu atau perorangan tidak dapat digantikan dengan pemain lain pada babak Playoff ataupun sampai lolos ke PON 2024. (Ipu)


