Infobaru.co.id, Namrole – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Buru Selatan Abdullah Loilatu menuding mantan Sekwan DPRD Kabupaten Bursel Kifling Longa haus jabatan.
“Mantan Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Bursel haus jabatan, yang bersangkutan sudah diberhantikan pleh Bupati, namun masih berkantor,” ungkapnya lepada media ini, Sabtu (22/3/2025).
Bagaimana tidak, lanjut Loilatu Bupati Buru Selatan La Hamidi telah di terbitkan Surat Keputusan PLT, Nomor 800.1.11.1/73, kepada Hairul Latif Tuahuns sebagai Sekretaris Dewan, menggantikan Kifli Longa.
Penandatanganan Surat Keputusan Bupati sejak tanggal 10 Maret 2025, kemudian SK Plt sekwan telah di serahkan kepada Tuahuns pada Rabu, (19/3/ 2025).
Paling parahnya, lanjut Loilatu mantan Sekwa ini juga didukung ketua DPRD Ahmad Umasangaji sebagai Sekwan dan menolak PLT Sekwan Hairul Latif Tuahuns.
“Ketua DPRD Umasangaji harus tahu dan paham tentang birokrasi, dan mendukung semua kebijakan Bupati guna memajukan Buru Selatan lebih baik,” ungkapnya kepada media ini Jumat kemarin.
Baginya, penolakan terhadap PLT Sekwan merupakan dugaan konspirasi yang dibangun Ketua DPRD Bursel.
“Kami sudah mendapat informasi ketua DPRD juga terlibat, ini bukan provokasi, tapi sudah dapatkan Informasi, bahkan sudah terkonsumsi publik, ketua DPRD dan Asriadi Tomia mestinya juga sadar, sekalipun DPRD adalah lembaga politik, paling tidak harus memiliki adab dan etika,” tegasnya.
Konspirasi ini di buat Ketua DPRD terlihat hingga Jumat kemarin mantan Sekwan masih berkantor di DPRD seperti biasanya
“Kami minta kepada kedua wakil rakyat mestinya sadar berdasarkan SK Hairul Latif Tuahuns harusnya sudah menjalankan tugas sebagai Sekwan, jangan karena kepentingan keluarga kemudian mengabaikan keputusan Bupati,” kesalnya.
Sementata mantan Sekwan Kifli Longa sudah menjabat sebagai sebagai Staf Ahli Bupati, namun yang bersangkutan masih saja berkantor di DPRD.
“Kiflin sudah semestinya bergeser ke kantor bupati, untuk menajalankan tugas barunya dengan baik, bagaimana pemerintahan bisa di benahi kalau masih ada pegawai yang belum sadar dengan posisinya,” tegasnya. (wan)


