Maluku - 14 Maret 2026

Kapolda Maluku Buka Puasa Bersama OKP dan BEMNUS, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

Infobaru.co.id, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan para Ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) wilayah Maluku dan Kota Ambon sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (13/3/2026) di Resto Sari Gurih, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, dalam suasana khidmat dan penuh keakraban diwarnai  dialog kebersamaan di momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku, Irwasda Polda Maluku, Ketua MUI Provinsi Maluku, para rektor perguruan tinggi di Kota Ambon, pejabat utama Polda Maluku, serta perwakilan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Cipayung Plus dan BEM Nusantara wilayah Maluku dan Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa momentum Ramadan menjadi kesempatan penting untuk memperkuat hubungan antara Polri dengan elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan mahasiswa.

“Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial di daerah,” ujar Kapolda.

Menurutnya, generasi muda memiliki posisi penting sebagai agen perubahan dan agen perdamaian dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat Maluku.

Kapolda juga mengingatkan bahwa stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam mendorong pembangunan daerah, termasuk dalam menarik investasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Namun stabilitas keamanan menjadi faktor utama yang menentukan apakah investasi dapat masuk dan mendorong pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, berbagai konflik sosial yang pernah terjadi di Maluku umumnya dipicu oleh faktor-faktor seperti peredaran minuman keras, persoalan tapal batas wilayah, serta ego kelompok. Oleh karena itu, pendekatan edukasi dan penguatan nilai persaudaraan harus terus dilakukan.

“Edukasi menjadi investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang damai dan harmonis. Kita harus bersama-sama menjaga persatuan agar Maluku dapat berkembang dan maju,” kata Kapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengajak seluruh pemuda dan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi secara konstruktif serta tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif.

“Saya berharap setiap penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara damai dan tertib, karena stabilitas keamanan sangat berpengaruh terhadap kemajuan daerah kita,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Maluku, Prof. Dr. H. Abdullah Latupono, M.Pd.I., dalam tausiyah Ramadan menyampaikan pentingnya memperkuat ukhuwah, menjaga persaudaraan, serta memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan kepedulian sosial.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian takjil, berbuka puasa bersama, serta sholat Magrib berjamaah, yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan dialog kebersamaan antara Polri, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan.

Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan generasi muda semakin kuat dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif serta mendukung pembangunan dan kemajuan Provinsi Maluku.

Kegiatan buka puasa bersama yang dilakukan Kapolda Maluku bersama organisasi kepemudaan dan mahasiswa menunjukkan pendekatan soft approach Polri dalam membangun komunikasi dengan generasi muda. Langkah ini penting mengingat pemuda dan mahasiswa memiliki pengaruh besar dalam dinamika sosial dan politik di daerah.

Melalui dialog informal seperti ini, Polri dapat memperkuat kemitraan strategis dengan elemen masyarakat, sekaligus mendorong generasi muda berperan sebagai penjaga persatuan dan stabilitas sosial.

Dalam konteks pembangunan daerah, stabilitas keamanan memang menjadi faktor penting untuk menarik investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi, terutama bagi wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam besar seperti Maluku. (Red)

To Top